Kaulah Cintaku

kaulah puisi terindah dalam hidupku kata demi kata yang terucap darimu bak buluh perindu yang membuatku terpaku terangkai menjadi bait-bait puisi yang membuaiku temaram sinar pantulkan wajah ayu mu tatapan matamu tenteramkan jiwaku cinta kita tidaklah bagai sebuah cerutu mewah tapi berujung diasbak menjadi abu kuingin kau menjadi bayangku tapi bukanlah sebuah bayang semu bayang yang tak pernah hilang oleh waktu bayang yang selalu ikuti langkah dan gerakku aku lupa kapan aku mulai menyukaimu aku lupa kapan aku mulai mencintaimu aku lupa kapan aku mulai mencumbumu aku hanya ingat saat ini dan selamanya kaulah cintaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s