Apa Itu C.I.N.T.A ???

0

Banyak dari kita yang udah tahu tentang Cinta, dan banyak pula yang udah pandai dalam menyebut kata-kata cinta, tetapi apakah kita udah tahu apa itu cinta yang sesungguhnya ? Pada kesempatan ini, saya akan mencoba mengulas kembali apa itu cinta yang sesungguhnya.. Semoga dengan ulasan ini, kita bisa lebih memahami makna kata cinta..

Sifat Cinta
Cinta itu suci, mahal dan tinggi tarafnya. Sifat cinta itu sempurna. Jika tidak, cinta akan cacat. Itulah cinta yang sesungguhnya.
  1. Cinta Adalah Keinginan
  2. Cinta Wujud Sejak Dilahirkan
  3. Rasa cinta sedia wujud di dalam jiwa manusia sejak manusia itu lahir ke dunia. Cuma manusia akan melalui tahap-tahap kelahiran cinta bermula dari cinta kepada belaian ibu, membawa kepada cinta kepadakekasih dan akhirnya setelah puas mencari cinta suci, maka akan cinta kepada Tuhan Wujudnya cinta itu tidak dapat dilihat tapi dapat dirasa dan cinta sebenar cinta itu suci murni serta putih bersih.
  4. Cinta Bersedia
    Bila sampai masanya di setiap tahap-tahap cinta, maka Tuhan menjadikan manusia itu bersedia menerima cinta itu. Pada mulanya jiwa itu bersedia menerima cinta, lantas sedia pula untuk berkongsi rasa kewujudan dengan dikasihi. Sedia untuk mengikat setia serta saling memahami. Setia untuk dipertanggungjawapkan kerana cinta. Sedia untuk menyerah diri pada yang dicintai.
  5. Cinta Itu IndahWalaupun kewujudan cinta tidak bisa dilihat, tetapi cinta itu indah dan cantik. Cantiknya itu tulin dan tidak ia bertopeng. Bukan saja ia cantik malah suci murni, bercahaya gemerlap dan putih bersih.
  6. Cinta Itu Mengharap BalasanCinta antara manusia itu berkehendak kepada jodoh atau pasangan, dari diri yang punya persamaan, dari diri yang asalnya satu. Bila dapat yang dicari, bermakna cinta itu menganggap telah bertemu yang paling sesuai dan secocok dengan jiwanya, untuk bersatu kembali. Kehendak itu timbal balik sifatnya kerana manusia dalam bercinta tidak hanya menerima tapi juga menerima.
  7. Cinta Itu MenaklukiSifat cinta itu ingin menguasai. Dia mahu yang dikasihinya itu hanya khusus untuk
    dirinya. Dia tidak mahu ianya dikongsi dengan orang lain. Sifat ini menuntut hak untuk mencintai dan dicintai. Tapi, dalam pada ingin menakluki, ia juga ingin ditakluki sepenuhnya.
  8. Cinta Itu MengetahuiPada asasnya sebenarnya cinta itu mengetahui. Orang yang bercinta tahu siapa yang patutdicintainya. Cinta tidak perlu bertanya. Manusia boleh jatuh cinta tanpa membaca ilmiah atau novel tentang cinta. Mereka tahu apa yang perlu dilakukan. Tapi, cinta cuma tahu bercinta. Ia tidak tahu akan peraturan cinta jika tiada diberikan panduan.
  9. Cinta Itu HidupCinta adalah ibarat manusia, boleh berputik, lalu mekar serta boleh layu dan gugur. Cinta itu punya deria dan perasaan. Cinta mendengar cinta, berkata cinta, melihat
    cinta. Cinta ada segala-galanya. Sayang, benci, cemburu, gembira, sedih, tenang, tertekan, ketawa dan menangis. Cinta itu hidup sampai satu ketika ia akan menemui mati.Tapi ramai orang berharap agar cinta itu kekal selagi dia masih hidup dan tetap hidup walaupun telah mati.
  10. Cinta Itu SuciSebagaimana yang banyak dikatakan orang, cinta itu suci. Sucinya cinta bukan bermakna ia tidak mengharap balasan. Cinta mengharap balasan cinta. Sucinya cinta bermakna ia tidak bernoda dan tidak pula berdosa Itulah sifat asal cinta, ia suci bagaikan anak yang baru lahir. Mereka yang kenal erti cinta akan cuba mengekalkan cinta itu sesuci mungkin. Mengekalkan cinta suci bermakna menjauhkan ia dari godaan nafsu yang tidak ada batasan. Kerana nafsulah cinta suci jadi bernoda dan berdosa.
  11. Cinta Itu MempesonaCinta itu bukan saja indah, tapi mempersonakan. Ia bukan kerana cinta itu nakal sifatnya tapi kerana ia suci dan bersih. Ia adalah sebagaimana anda melihat pada anak kecil yang comel dan
    bersih. Dia senyum pada anda dan merapati anda. Anda terpesona kerana bukan saja ianya comel, tapi kerana dia adalah insan yang tidak berdosa. Kerana sifat cinta yang mempersona ini selalunya manusia itu berbuat silap bila bercinta.

Apa saja yang dilakukan oleh kekasihnya…mempersonakannya dan nampak cantik serta betul walaupun itu adalah satu dosa dan akan menodai cinta itu sendiri. Itulah juga yang menyebabkan orang yang bercinta itu walaupun seorang yang bijaksana, akan menjadi bodoh kerana pesona cinta. Akal itu mampu dikalahkan oleh nafsu. Nafsu itu tidak bisa dikalahkan melainkan jika anda sentiasa ingat kepada Tuhan Maha Pencipta.

Apakah itu Bukti Cinta?
Cinta perlukan bukti. Ramai orang percaya bahawa bukti cinta itu ialah mengorbankan atau menyerahkan apa saja yang kekasih anda mahu. Mereka percaya jika itu tidak berlaku, maka cinta itu tidak tinggi nilainya. Sebenarnya anggapan itu tidak tepat. Jika anda beri semua yang dia mahu,apakah yang tinggal pada anda? Benarkah dia cinta pada anda bila dia mahukan pengorbanan anda?

Cinta sejati tidak memusnahkan atau merosakkan diri kekasih yang dicintai. Malah ia menjaga agar kekasih tetap suci dan selamat sebagaimana sucinya cinta itu sendiri.

Advertisements

Indigo,Kelainan atau Anugrah

0

Pada pertengahan tahun 1970-an Nancy meneliti
warna aura manusia dan memetakan artinya untuk
menandai kepribadiannya. Tahun 1982 ia menulis
buku Understanding Your Life Through Color. Penelitian
lanjutan untuk mengelompokkan pola dasar perangai
manusia, mendapat dukungan psikiater Dr. McGreggor di San Diego University.
Fenomena “Anak Indigo” belakangan ini menjadi
perhatian para ilmuwan di Rusia. Majalah Journal Trust
Rusia pada 8 Desember 2005 lalu melaporkan,
berdasarkan penjelasan beberapa ilmuwan dari
lembaga ilmu pengetahuan sosial Rusia, diyakini bahwa di atas bumi saat ini telah muncul suatu
species “manusia baru” yang disebutnya sebagai
”Anak Indigo”.
Para ilmuwan mengatakan mereka memiliki
kekuatan supernormal, dapat melihat fenomena
ganjil, dan dapat meramal peristiwa yang akan terjadi. Ciri khas mereka adalah berinteligensi tinggi,
berintuisi tinggi, sangat sensitif dan lain-lain. Dari
gambar foto medan energi ditubuhnya ditemukan,
warna indigo tampak jelas sekali di tubuh mereka,
sehingga disebut “anak indigo”. Atas hal ini,
sejumlah besar ilmuwan masih belum percaya. Fenomena Baru anak indigo Penelitian di Rusia menunjukan bahwa sekitar 95
persen anak-anak yang lahir sejak 1994 tergolong
“anak indigo”. Hal itu bisa dibuktikan melalui
lingkaran cahaya biru di sekeliling tubuh
mereka.Fungsi organ dalam anak-anak ini juga telah
mengalami perubahan yakni sistem kekebalan tubuh mereka lebih kuat beberapa kali lipat dibanding orang
pada umumnya, kebal terhadap penyakit, bahkan
dapat melawan penyakit AIDS, dan DNA mereka juga
tidak sama.Para ilmuwan menduga, bahwa mungkin
dikarenakan variasi gen, ribuan warga di bumi sudah
bukan tergolong “manusia lama” lagi, sebuah spesies manusia yang baru sedang lahir, meskipun
perkembangan proses ini lamban namun diyakini
benar-benar sedang muncul.
Ciri khas psikologis dan perilaku “anak Indigo” ini
sangat unik dan ganjil, sehingga dengan demikian,
mereka perlu pola pendidikan yang baru. Tidak boleh mengabaikan permintaan mereka, jika tidak, mungkin
dapat mengakibatkan inteligensi dan pikiran species
“manusia baru” ini menjadi kacau. Mungkin
mereka membuka sebuah perintis zaman yang baru,
sesuatu yang masib belum kita ketahui. Fenomena
“anak indigo” ini banyak terjadi di depan kita. Ada beberapa kasus kemunculan “anak indigo” di
beberapa negara. Misalnya, di Latvia, ada seorang
gadis cilik yang cantik, ia suka menceritakan
pemandangan dalam perjalanannya di tengah alam
semesta pada tengah malam. Saat ia berusia 5 tahun,
ayahnya dengan terheran-heran mendapati dirinya mengetahui banyak pengetahuan tentang alam
semesta. Meskipun ia tidak begitu percaya dengan
ucapan anaknya, namun ketika ia memperbaiki mobil
tuanya, selalu mendapat petunjuk dari gadis kecil itu.
“Saya tidak tahu bagaimana ia bisa mengetahuinya,
tetapi ia selalu tahu bagian yang tidak beres dengan mobilnya,” ujarnya. Borische Tipikal “Anak Indigo” Di sebuah daerah di Rusia, pada 1997 lahir seorang
bocah laki-laki yang tidak lazim. Saat ibunya
melahirkan dipagi hari yang cerah, segalanya tampak
sedikit ganjil. Ibunya mengatakan, “Semuanya
terjadi begitu cepat, hingga saat saya belum
merasakan sakit apapun, Boriska sudah lahir. Ketika suster memperlihatkan bayi itu kepada saya, bocah
itu justru menatap saya dengan tatapan seorang
ginekolog, namun, saya tahu bayi yang baru lahir
tidak mungkin memusatkan perhatian pada hal
apapun,” demikian pengakuan Nadezhda
Kipriyanovich, ibu Boriska. Saat ibu itu membawa Borische pulang ke rumah,
diketahui anak ini semakin tidak seperti biasanya. Ia
hampir tidak pernah menangis juga tidak pernah
sakit, saat menginjak usia 8 bulan, ia sudah bisa
mengucapkan kata-kata secara utuh, tidak ada
kesalahan dalam hal pengucapan maupun tata bahasa. Begitu juga dalam memperlakukan mainan
yang diberikan ayahnya, ia juga bisa menggunakan
prinsip geometri dan secara tepat merakit kembali
mainannya.
Saat Boris menginjak usia 2 tahun, ia mulai mencoret-
coret beberapa benda dengan warna biru dan lembayung. Psikolog yang mendeteksi hasil corat-
coretnya menyebutkan, mungkin ia sedang mencoba
melukis suatu lingkaran cahaya yang ditebarkan
manusia. Belum juga menginjak usia 3 tahun, ia sudah
bisa menjelaskan sejumlah pengetahuan yang
berhubungan dengan fenomena alam semesta kepada orang tuanya. Ibunya mengatakan, “Ia
dapat menyebutkan semua nama planet dalam
sistem tata surya, bahkan nama satelit buatan;
bahkan bisa menghitung nama dan jumlah galaksi.
Awalnya, saya merasa ini agak mengerikan, saya
berpikir apa anak saya bermasalah dengan jiwanya. Namun, saya putuskan untuk memeriksa sejenak
apakah nama-nama yang disebutkan itu benar atau
tidak, dan setelah saya menemukan sejumlah buku
astronomi, ternyata apa yang disebutkannya itu
benar”.
Sehubungan dengan kemampuannya itu, Borische menjadi populer di kampung halamannya. Orang-
orang sangat penasaran, bagaimana ia bisa
mengetahui begitu banyak hal tentang astronomi.
Tidak lama kemudian, Boriska kembali mulai
menceritakan kejahatan yang dilakukan manusia. Ia
bisa menarik seseorang yang berjalan di jalan raya, dan memintanya agar berhenti dan menjauhi
narkotika, bahkan memberitahu pada laki-laki
dewasa yang hilir mudik, agar jangan membohongi
istri sendiri. Peramal cilik ini bahkan mengingatkan
orang-orang mengenai bencana, wabah penyakit dan
lain sebagainya yang akan segera tiba di dunia manusia, tindakan atau perilakunya yang ganjil ini
membuat orang tuanya semakin bingung. “Kekuatan supranatural” atau Kelainan? Ketika musim panas 2005 ini, para ilmuwan dari
lembaga penelitian radio dan magnetis bumi dari
akademi ilmu pengetahuan sosial Rusia berhasil
menangkap lingkaran cahaya di tubuh Boriska.
Professor Vladislav Lugovenko mengatakan, “Ia
memiliki spektrum energi yang berwarna biru tua (indigo), ini berarti bahwa ia adalah seorang yang
bahagia dan berinteligensi tinggi. Kemampuan otak
manusia yang paling unik adalah dapat menyimpan
pengalaman, perasaan dan pikiran manusia serta
sejumlah informasi alam semesta. Bahkan ada
beberapa anak malah dapat melukiskan tentang ruang alam semesta”. Menurutnya, setiap orang bisa
mengadakan hubungan atau kontak dengan
cakrawala melalui saluran rohani.
Professor mengatakan di bawah bantuan alat khusus,
tidak tertutup kemungkinan dapat mendeteksi
sejumlah kekuatan supranatural manusia yang terpendam. Ilmuwan dari berbagai negara di dunia
saat ini sedang melakukan penelitian secara luas,
mencoba menyingkap rahasia kekuatan supranatural
anak-anak. Ia menyatakan, “Jelas sekali Borris
adalah salah satu contoh tipikal “anak indigo”, ia
mengemban misi khusus yang mengubah planet kita. Di China, India, Vietnam dan negara lain di dunia
pernah melihat bocah seperti ini. Dan saya berani
pastikan bahwa yang menciptakan peradaban baru di
masa yang akan datang pastilah mereka.”
Namun, banyak juga ilmuwan yang bersikukuh
dengan pendapat yang berbeda. Menurut dunia ilmu kedokteran, anak-anak ini mungkin menderita
“gejala (penyakit) konsentrasi yang tidak
terpusat”. Psikolog menyarankan, perbanyak
mendengar suara anak-anak, supaya mereka merasa
dapat diterima oleh kita, dengan demikian akan bisa
secara efektif memecahkan masalah “bocah biru” ini. Seorang penganut mistisisme yang terkenal di
Rusia, Drunwalo Melhisedek juga bersikukuh
menganggap, bahwa kondisi seperti ini mungkin
disebabkan gen anak-anak sekarang mengalami
mutasi, sehingga menyebabkan reaksi khusus pada
jiwa dan inteligensi anak-anak. “Ini mungkin suatu pancaran berbentuk gelombang yang terpancar dari
tubuh kita sendiri, atau mungkin juga efek dari medan
magnet bumi kita, jadi setiap orang bisa saja menjadi
“Anak Indigo”!demikian ujarnya.
Anak-anak itu sebenarnya punya mekanisme
pertahanannya sendiri. Ditanah air Annisa, misalnya. Gadis kecil berusia 4,5 tahun ini tiba-tiba berbicara
dalam bahasa Inggris beraksen Amerika begitu ia
bisa bicara pada usia 2,5 tahun. Padahal orang tuanya
tidak berbahasa Inggris dengan baik. Meski tampak
menggemaskan, dalam banyak hal ia berbicara dan
bersikap seperti orang dewasa, bahkan menyebut dirinya ”orang Amerika” karena ”datang dari
Amerika”. Nisa menyebut ibunya, Yenny bukan
dengan panggilan mama.
Kemampuan melihat dan mendengar Nisa sangat
tajam pada pukul 23.00 sampai dini hari. Tetapi kalau
secara sengaja diminta memperlihatkan kemampuannya, ia akan menolak dengan tidak
memperlihatkan kemampuan itu sehingga ia tampak
seperti anak-anak lainnya,” ujar Yenny. Kata sang
ibu, Nisa tidak mudah bersalaman dengan orang. Ia
seperti tahu orang yang suka pergi kedukun atau
memakai jimat. Namun sebagai anak-anak Nisa juga suka menyanyi dan bermain.
Jenis dan kemampuan anak indigo bermacam-
macam. Meski memiliki kepekaan yang kuat,
kepekaan mendengar dan melihat sesuatu yang tidak
didengar dan dilihat orang kebanyakan, berbeda-
beda gradasinya. Mungkin Cita (9) termasuk anak itu. Ini hanya salah
satu kemampuan ”melihat” milik anak yang selalu
mendapat rangking di sekolah itu. Cita tahu kapan
hujan akan turun hari itu dan sebaliknya, meskipun
mendung sudah menggantung.”Ia menjadi teman
dan penasihat kami, bapak-ibunya. Disekolah, di keluarga besar kami, terasa ia menebarkan aura
kedamaian dan kebahagiaan. Anak itu sangat tenang
dan pemaaf,” ujar ibunya, Ny Dita. Apa itu indigo ? ISTILAH indigo berasal dari bahasa Spanyol yang
berarti nila. “Warna ini merupakan kombinasi warna
biru dengan ungu,” kata Dr Tb Erwin Kusuma, SpKJ,
psikiater anak dengan pendalaman di bidang
kesehatan mental spiritual, kepada GATRA.
Dikatakan indigo apabila punya inderakeenam, IQ-nya di atas rata-rata, dan bijaksana.Tinggal memoleskan
saja. Dan, itulahyang kini tengah getol dilakukan
diBarat. Hingga, sekolah untuk anak indigosudah
banyak bertebaran.Di Indonesia? Itulah yang tengah
dipikirkan oleh mereka yang sangat peduli pada
indigo, termasuk Dr Erwin. Jumlah anak indigo di Indonesia mungkin belum mencapai ratusan. Tapi,
dari sedikit itu, jika mendapat bimbingan yang
sempurna, diharapkan mereka kelak menjadi
pemimpinmasa depan yang arif bijaksana, humoris,
dan cinta damai. Ciri-ciri Anak Indigo MENURUT Erwin, anak indigo bisa ditandai cerdas dan
kreatif. Dalam kondisi sudah melewati biru. Hanya
saja, saat ia lahir, jasmaninya kecil,tidak sematang
mental dan spiritualnya. Ciri-ciri lain yang mudah
dikenali adalah punya kemampuan spiritual tinggi.
Anak indigo kebanyakan bisa melihat sesuatu yang belum terjadi atau masa lalu. Bisa pula melihat
makhluk atau materi-materi halus yang tidak
tertangkap oleh indra penglihatan biasa.
“Kemampuan spiritual semacam itu masuk dalam
wilayah ESP (extra-sensoryperception) alias indra
keenam,” kataErwin. Menurutnya, kemampuan ESP bisa menjelajah ruang dan waktu.
Ketika tubuh anak indigo berada di suatu tempat,
pada saat bersamaan, ia tahu apa yang terjadi di
lokasi lain. Itulah yang disebut kemampuan
menjelajah ruang. Ketika dia bicara sekarang, tentang
suatu peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang, ini yang disebut menjelajah waktu. Anak
indigo biasanya banyak bertanya dan orangtuanya
akan kewalahan menjawab. Umpamanya, kenapa
harus begini, kenapa harus begitu. Dia akan merasa
heran untuk beberapa hal, yang dirasa tak masuk
akal. “Kenapa harus sekolah berjam-jam? ”Jika orangtua tak mengerti bahwa anaknya indigo,
umumnya si anak cenderung memberontak, agresif,
dan nakal. Tak sedikit yang kemudian bentrok dengan
kehendak orangtuanya. Jika orangtua masih otoriter
membatasi aktivitas spiritual anak indigo, sianak pasti
akan berontak. Karena itu, para orangtua mesti menjawab imperesi-imperesi yang dikemukakan si
anak.
Definisi “anak indigo”, dikutip dari sebuah buku
“Indigo Child” yang ditulis bersama Lee Carrol dan
Jan Tober. Dalam buku tersebut, ia menggunakan kata
“indigo” untuk melukiskan semua anak-anak baru yang memasuki bumi. Tetapi, indigomenampakkan
suatu sifat psikologis yang serba baru dan lain dari
yang lain, serta punya perilaku-perilaku yang sangat
berbeda dengan sebagaian besar ketakjuban seperti
sebelumnya. Mereka mempunyai keunikan yang
sama, sehingga orang-orang yang saling berinteraksi dengan mereka perlu mengubah sikap dan
menyesuaikan pola pendidikan anak-anak ini. Berikut ini adalah 10 besar ciri khas “bocah Indigo”
menurut Magnum dalam tulisan blognya : 1. Mereka mempunyai bau keturunan raja sejak lahir,
dan kerap memanifestasikannya
2. Mereka memiliki rasa “ini adalah tempat saya
semestinya”, dan akan merasasangat ganjl bila
melihat orang lain tidak berpikir demikian
3. “Harga diri” bukan soal, mereka kerap memberitahu orang tua tentang “siapa mereka”
4. Mereka tidak akan melakukan hal yang spesifik,
misalnya berbaris berurutan adalah suatu hal yang
sulit bagi mereka
5. Terhadap hal yang kaku dan tidak memerlukan
kreatifitas, ia merasa tidak terbiasa 6. Baik di rumah atau sekolah, biasanya mereka dapat
menemukan cara kerja yang lebih baik, sehingga
mereka dianggap sebagai perusak tata tertib yang
sudah berjalan
7. Biasanya mereka introvek (menyembunyikan
perasaan), merasa tidak ada orang di dunia ini yang dapat memahami mereka
8. Mereka tidak pernah pelit terhadap kebutuhan
pribadi
9. Kemampuan “mata batin” mereka secara umum
sangat kuat, bisa langsung mengetahui permainan
orang dewasa 10. Mudah hanyut dalam kecanduan dan kebiasaan
jelek lainnya.
Dalam The Care and Feeding of Indigo Children, Jan
Tobler menyebutkan sedikitnya 10 ciri anak indigo.
1. Non-kompromisits terhadap sistem yang berlaku.
Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat
2. Suka menyendiri. Kadang sulit untuk bersosialisasi
3. Datang ke dunia dengan perasaan ingin berbagi
5. Memahami betul hak eksistensi dirinya di dunia ini.
Mereka justru heran jika ada yang menolaknya
6. Merasa dirinya bukanlah yang utama. 7. Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan
8. Sulit menunggu giliran
9. Tidak menyukai hal-hal ritual. Atau hal-hal yang
tidak memerlukan pemikiran kreatif
10. Tidak merespons aturan-aturan yang kaku
(misalnya: tunggu sampai ayah pulang) 11. Tidak malu untuk meminta apa yang
dibutuhkannya.
Selain itu, dalam buku The Indigo Children, Doreen
Virtue, Ph.D, menyebutkan pula beberapa
karakteristik untuk mengidentifikasi anak-anak
berbakat khusus itu, yaitu: Sangat sensitif. 1. Energinya sangat berlebihan.
2. Mudah bosan.
3. Perlu orang dengan kondisi emosi yang lebih stabil
dan nyaman untuk berada di sekelilingnya.
4. Mempunyai pilihan sendiri untuk belajar, terutama
untuk membaca dan matematika. 5. Mudah frustrasi. Sebab, umumnya mereka
mempunyai banyak ide, namun kurang sumber daya
atau orang-orang yang dapat membantu mereka.
6. Belajar lewat cara eksplorasi.
7. Tidak bisa diam kecuali mereka menyatu dalam
sesuatu hal yang sesuai dengan minatnya. 8. Mempunyai ketakutan seperti kehilangan atau
ditinggal meninggal oleh orang yang dicintainya.
9. Jika pengalaman pertamanya mengalami
kegagalan, mereka mungkin akan menyerah dan
membuat blok pembelajaran secara permanen. Mengapa terjadi anak indigo ? Banyak teori yang membahas masalah ini. Yang perlu
diamati sesungguhnya apa yang terjadi pada anak
indigo ini, seperti kemampuan indra keenam/sixth
sense. Kemampuan ini sebenarnya bisa dipelajari dan
dikuasai oleh orang awam atau orang bukan indigo,
jadi tidak semata-mata karunia Tuhan. Getaran bumi yang sedemikian kuat membawa banyak perubahan.
Salah satunya adalah makin banyaknya terlahir anak
berjiwa matang (old soul) yang memiliki bakat
khusus. Bagaimana mendidik agar mereka tidak
merasa tertekan dan aneh karena berbeda dengan
teman-temannya? Gejala alam rupanya tidak sedikit mempengaruhi hal-hal lain. Waktu yang berjalan
demikian cepat menjadi satu indikasi perubahan yang
terjadi di bumi.
Selain itu, munculnya anak-anak berbakat dengan
jiwa tua atau old soul, juga menjadi tanda perubahan
bumi yang begitu cepat. Akhir-akhir ini kita sering disentakkan oleh begitu banyaknya anak yang
memiliki pola pikir berbeda dengan anak seusianya.
Daya nalar mereka cenderung dewasa, padahal
usianya belum mencapai belasan. Kali lain kita
dikejutkan oleh anak-anak yang memiliki indra
keenam luar biasa tajam, sehingga si anak sampai merasa dirinya tidak normal karena tidak sama
dengan teman-temannya. Fenomena lahirnya anak-
anak berkemampuan lebih ini sebenarnya sudah
sejak lama ada. Sebastian Bach dan Albert Einstein
bisa dikategorikan sebagai anak indigo. Musik yang
diciptakan Bach disebut sebagai tipe musik anak indigo. Ia menciptakan musik sambil melamun, sama
seperti Einstein yang mendapat rumus saat sedang
bengong.
Keberadaan anak-anak berbakat ini memang baru
disadari sejak tahun 1990-an. Para ahli menyebut
mereka indigo. Munculnya anak indigo, menurut Tom, tak lepas dari pengaruh perubahan getaran bumi.
Pada tahun 1970 sampai 1980-an, resonansi bumi
sekitar 7,83 Hz. Di tahun 2000 menjadi 8,5-9 Hz,
sedangkan di tahun 2004 sudah mencapai 13,5 Hz.
Secara metafisik, getaran bumi yang semakin cepat
akan menimbulkan satu fase, yang menyebabkan terjadinya kenaikan tingkat ke dimensi yang lebih
tinggi.
Secara teoretis, getaran bumi yang semakin cepat
akan membuat bumi semakin panas dan suhu ikut
meningkat. Kenaikan ini juga mengakibatkan
perubahan yang cukup signifikan, sehingga membutuhkan orang tertentu untuk
menyeimbangkannya. Kelahiran anak-anak berbakat
inilah yang akan membantu getaran bumi berjalan
lebih smooth, lebih muLus. Kelahiran mereka
ditujukan untuk mengubah tatanan dunia supaya
menjadi lebih nyaman. Anak indigo datang ke dunia dengan berbagai misi. Cara yang diambil pun
beraneka ragam. Bisa lewat kesenian, pendidikan,
ilmu pengetahuan, olahraga, ”Semua itu tergantung
misi mereka,? katanya. Anak indigo kebanyakan
merupakan pendobrak suatu tatanan yang salah.
Karena bertugas meluruskan ketidakbenaran itu, mereka umumnya lahir dengan tipe Opini Psikolog Psikolog dari Universitas PadjadjaranBandung, Dra
Sawitri Supardi Sadarjoen, menyarankan kepada
orang tua untuk “menormalkan” anak-anak
ini.Sawitri justru menyarankan untuk
“menumpulkan”kemampuan si anak. Caranya?
Dengan memberi pengertian bahwa apa yang diketahui si anak itu semata-mata faktor kebetulan
karena si anak akan tersiksa dengan kelebihan yang
dimilikinya. Sawitri beralasan bahwa kemampuan itu
akan membuat anak menjadi tidak realistis dan
malas. Tapi biasanya, kelebihan anak indigo bisa
menjelajah ruang dan waktu. Menurut Soewardi, keajaiban anak indigo terjadi karena ada kesalahan
dalam kinerja otaknya. Atau dengan kata lain, sistem
kerja otaknya terganggu.
Psikiater anak dan remaja, Dr Tb Erwin Kusuma Sp.KJ
(K), memastikan tidak ada yang salah dengan anak
indigo. Menurut dia, anak indigo itu normal. ”Mereka cuma berbeda saja”,terangnya. Sebelum memulai
praktik kedokterannya di Klinik Pro-V di Jalan Letjen
Soeprapto 60, Jakarta Pusat, Erwin memaparkan apa
itu anak indigo serta apa yang membedakan mereka.
Menyikapi terhadap pandangan bahwa anak indigo
harus ditumpulkan kemampuannya Erwin berpendapat tidak setuju dengan pandangan itu.
”Tidak betul itu. Anak indigo itu normal cuma beda
saja. Tidak saya rekomendasikan”. Tuturnya.
Menurut dr Tubagus Erwin Kusuma SpKj, anak-anak
seperti itu semakin muncul di mana-mana didunia,
melewati batas budaya, agama, suku, etnis, kelompok, dan batas apa pun yang dibuat manusia
untuk alasan-alasan tertentu.Fenomena itu menarik
perhatian banyak pihak, karena dalam paradigma
psikologi manusia, anak-anak itu dianggap ”aneh”.
Pandangan ini muncul karena selama ini
kemanusiaan telanjur dianggap sebagai hal yang statis, tak pernah berubah. ”Padahal, semua ciptaan
Tuhan selalu berubah,” ujar dr Erwin. Sebagai hukum, masyarakat cenderung memahami
evolusi tapi hanya untuk yang berkaitan dengan masa
lalu.”Fenomena munculnya anak-anak dengan
kemampuan seperti itu merupakan bagian dari
evolusi kesadaran baru manusia, yang secara
perlahan muncul di bumi, terutama sejak awal milenium spiritual sekitar tahun 2000 yang disebut
Masa Baru, The New Age, atau The Aquarian
Age.Semua ini merupakan wujud kebesaran Allah,”
tegasErwin.Fisik anak-anak indigo sama dengan
anak-anak lainnya, tetapi batinnya tua (old soul)
sehingga tak jarang memperlihatkan sifat orang yang sudah dewasa atau tua. Sering kali ia tak mau
diperlakukan seperti anak kecildan tak mau
mengikuti tata cara maupun prosedur yang ada.
Kebanyakan anak indigo juga memiliki indra keenam
yang lebih kuat dibanding orang biasa.
Kecerdasannya di atas rata-rata. Menurut Lanny Kuswandi, fasilitator program
relaksasi di Klinik Prorevital, mengutip dr Erwin,
”Ada tipe humanis, tipe konseptual, tipe artis, dan
tipe interdimensional. Pendekatan terhadap mereka
juga berbeda-beda,” sambungnya.
Namun karena dianggap ”aneh”, tak jarang diagnosisnya keliru dan penanganannya lebih
bersandar pada obat-obatan. ”Ada anak indigo yang
dianggap autis, ADHD (Attention-Deficit Hyperatictve
Disorder) maupun ADD (Attention Deficit Disorder).
Padahal tanda-tandanya berbeda,” sambung Erwin.
Kekeliruan semacam ini juga terjadi di AS, karena banyak ahli menganggap anak-anak itu menderita
”gangguan” yang harus dihilangkan. Salah Kaprah Anak Indigo Belum pahamnya masyarakat tentang anak indigo
menjadi penyebab belum banyaknya terungkap anak
indigo. Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa
anak indigo mengalami kerusakan pada bagian
otaknya. Namun Erwin menegaskan bahwa indigo
bukan penyakit. Badan Kesehatan Dunia (WHO), kata dia, bahkan tidak mencantumkan indigo dalam
international classification of diseases. Lantaran indigo
bukan penyakit tak perlu dilakukan terapi untuk
menyembuhkan anak indigo. ”Yang dibutuhkan
adalah pembinaan untuk anak, orang tua, guru
supaya mengerti cara menangani anak indigo”, terangnya lagi.Saat ini, lanjut Erwin, Depdiknas
misalnya tengah membuat panduan bagi guru reguler
tentang bagaimana menghadapi anak indigo. Buku
panduan itu juga berlaku bagi para guru home-
schooling. Sejumlah anak indigo enggan bersekolah di
sekolah biasa. ”Program ini direncanakan dibuat dalam jangka panjang. Nantinya akan ada sekolah
khusus anak indigo. Tujuannya sebagai tempat bagi
guru dari luar daerah untuk memahami seperti apa
anak indigo itu”, terangnya lagi. Peran orangtua Erwin menekankan perlunya para orangtua yang
anaknya indigo untuk bersatu. Paling tidak, mereka
bisa melakukan sharing soal jurus terbaik menangani
anak-anak indigo. Di Jakarta sendiri ada indigo sharing
club. ”Penanganan yang benar terhitung penting
demi perkembangan anak”, papar Erwin yang mengungkapkan soal adanya kasus-kasus anak
indigo yang frustasi lantaran mereka gagal
beradaptasi dengan lingkungan. Menurut Erwin, anak
indigo yang lahir di tengah keluarga yang mengerti
kondisinya justru akan banyak berguna buat orang
lain. Seperti membantu menyembuhkan penyakit lewat tenaganya. Inilah yang dilakukan Bagus
Torasanto. Belum lama, cerita Bagus kepada
Republika, ia mengobati seorang kawan ibunya yang
diduga tengah didera masalah psikis. Entah mengapa,
inspirasi pengobatan selalu datang usai shalat.
Anehnya lagi, tangan Bagus seolah bergerak sendiri memegang kepala teman ibunya itu. Sekonyong-
konyong rasa nyeri dari kepala itu pun hilang.

Proses Sukses

0

Seorang pemuda suatu hari bercita menjadi seorang ahli pidato yang handal. Cita-citanya ini membuat ia menjadi sangat bersemangat dalam belajar. Meski ia bukan termasuk orang yang banyak menerima pendidikan formal, ia tetap rajin membaca buku-buku bermutu dan bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ahli. Ia juga sangat gemar berkunjung ke berbagai perpustakaan di kotanya untuk meminjam buku dan membacanya.

Cita-cita untuk menjadi ahli pidato handal juga membuatnya rajin mendengarkan pidato orang lain. Dikisahkan pada suatu malam ia pernah berjalan kaki sekitar 30 kilometer hanya untuk mendengarkan sebuah pidato. Saat tengah malam, dalam perjalanan pulang, ia menyusun kembali intisari pidato tadi. Intisati ini kemudian dijadikannya bahan untuk berlatih.

Untuk mengembangkan teknik dan daya tarik pidatonya, pemuda ini juga mengikuti sejumlah kursus dan seminar. Dia juga tekun dalam berlatih dan senantiasa berupaya memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Bertahun- tahun kemudian ia menjadi seorang negarawan sekaligus ahli pidato yang terkenal. Tahukah Anda siapa orangnya? Ia adalah Abraham Lincoln, seorang presiden Amerika yang luar biasa dan namanya dikenang sepanjang masa.

Dari kisah sederhana ini, kita setidaknya bisa menarik beberapa pelajaran berharga. Pertama, kesuksesan bukanlah suatu kebetulan. Kita tidak bisa tiba-tiba bangun di pagi hari dengan keadaan yang tiba-tiba saja sesuai dengan cita-cita kita. Hidup bukanlah sebuah pertunjukan sulap! Emerson benar ketika berkata, “Masa depan adalah milik mereka yang mempersiapkan diri baginya.” Kita harus melakukan sesuatu untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

Pelajaran kedua, kesuksesan membutuhkan sebuah proses. Sayangnya, banyak orang yang ingin menggapai kesuksesan namun tidak mau menjalani proses yang ada. Kehidupan modern yang serba instant terkadang membuat kita lupa bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Mana mungkin kita dapat menikmati buah durian yang lezat sehari setelah kita menanam bijinya? Bukankah kita harus memupuk, menyiram serta merawatnya dengan baik sehingga biji tersebut dapat tumbuh menjadi pohon dan berbuah lebat?

Orang bijak kerap mengatakan kalau sukses adalah sebuah perjalanan (success is a journey). Ibarat orang yang selalu bersemangat menaiki satu per satu anak tangga yang ada, kita harus bersedia melalui tahapan-tahapan tersebut dengan sabar.

Pelajaran ketiga yang dapat kita tarik dari kisah di atas adalah sukses membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Pepatah mengatakan, tidak ada kesuksesan tanpa pengorbanan. Itu tepat! Tetapi, berapa banyak dari kita yang sungguh menerapkan prinsip ini dalam hidup kita?

Pengorbanan itu bisa saja berupa waktu, uang, tenaga, perasaan, dan sebagainya. Orang-orang sukses senantiasa mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang semakin mendekatkan mereka kepada impian mereka. Sementara teman-teman Lincoln sedang asyik bermain atau pacaran, ia telah larut dalam kegiatan latihan, mengikuti kursus berpidato atau membaca buku-buku bermutu.

Dalam berbagai kesempatan saya sering mengatakan, jika Anda mau melakukan apa yang tidak mau dilakukan orang lain, tentu Anda bisa memperoleh apa yang tidak diperoleh orang lain. Orang-orang sukses bukanlah manusia super. Mereka hanyalah orang yang mau melakukan sesuatu sementara orang lain menolaknya.

Orang-orang sukses juga berkorban dalam hal keuangan. Sementara para pemuda sebaya Lincoln menghabiskan uang untuk berfoya-foya, Lincoln memanfaatkan dananya yang terbatas itu untuk membeli buku dan mengikuti kursus berpidato. Ia sepenuhnya sadar kalau uang dikeluarkannya adalah sebuah investasi demi membangun masa depannya.

Pengorbanan lain misalnya adalah dalam hal tenaga. Ada orang yang menghabiskan energinya hanya untuk melakukan aktivitas yang sesungguhnya tidak berguna, seperti melamun atau bermalas-malasan. Itulah sebabnya Lincoln pernah berkata, “Things may come to those who wait, but only the things left by those who hustle.” Ya, banyak hal yang bisa didapatkan oleh mereka yang kerjanya hanya menunggu, namun hal-hal yang disisakan oleh mereka yang giat dalam bekerja.

Orang-orang sukses juga kerap harus berkorban dalam hal perasaan. Mereka kerap harus kuat, tabah dan tahan mental menghadapi cercaan dan penghinaan, termasuk dari orang-orang yang dekat dengan mereka. Terkadang mungkin akan timbul rasa malu ketika bertemu dengan rekan- rekan sebaya mereka yang sudah lebih dulu berhasil, namun rasa malu itu tidak menyurutkan langkah mereka untuk terus berjuang. Mereka senantiasa berpegang teguh pada harapan akan masa depan yang lebih baik.

Perkenankanlah saya menutup jumpa kita dengan sebuah pesan dari hati saya yang paling dalam. Kehidupan adalah sebuah sarana yang disediakan Tuhan bagi Anda dan saya untuk meraih sesuatu yang berguna bagi diri kita dan sesama serta terlebih-lebih untuk memuliakan nama-Nya di muka bumi ini. ***

Sumber: Proses Sukses oleh Paulus Winarto. Paulus Winarto adalah pemegang dua Rekor Indonesia dari MURI (Museum Rekor Indonesia), yakni sebagai pembicara seminar pertama yang berbicara dalam seminar di angkasa dan penulis buku yang pertama kali bukunya diluncurkan diangkasa.
Share this:

Hakikat Kecantikan Wanita

0

Berbicara tentang kecantikan..tentunya setiap wanita pasti akan cukup semangat, bergairah,
Sebagian besar tentunya merasa seperti itu kan yah? kosmetik, mode, cara berjalan, cara tersenyum, dan beragam cara-cara biar tampil cantik sudah menjadi santapan lezat buat kaum wanita..

Semua itu menunjukkan bahwa menyukai kecantikan dan keindahan adalah salah satu fitrah, kecenderungan yg dimiliki setiap wanita. dan perasaan ingin cantik ini adalah nikmat Allah SWT

Tetapi seringkali kita salah memaknai nilai kecantikan yang sebenarnya dan menganggap bahwa kecantikan wanita hanya tertumpu pada keindahan fisik atau secara lahiriah saja.
seringkali kiat menyaksikan betapa banyak wanita cantik di dunia ini tapi keindahannya hanya sesaat ,pribadinya adalah pribadi yang tak menyenagkan, kehidupannya berantakan dsbnya. Perilakunya tidak cantik bahkan menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan orang lain.

Dan disisi lain seringkali juga kita melihat seorang wanita yang secara lahir biasa biasa saja namun, kehadirannya sangat drasakan dan hangat terasa , ucapannya menyenagkan dan wawasannya luas ( sering distilahkan sebagai charming atau menarik).

Lalu, apakah cantik itu dan apakah yang membuat wanita terlihat menarik (tak lekamg kena panas dan tak lumut kena hujan).

Adakah kecantikan lahir menjadi penilaian Allah SWT bagi hambanya ?,Kalaulah ia benar tentulah nabi Allah Yusuf AS menjadi nabi yang paling disayang Allah.
Saat ini presepsi CANTIK sudah menjadi komoditi komersil, lihat saja iklan di TV, bagaimana kulit putih dinilai sbg lambang kecantikan, tubuh tinggi dan slim adalah lambang kebugaran
sehingga..lahirlah paradigma vague atau cara pandang yg keliru ttg makna CANTIK

Dalam Islam, pengertian cantik adalah Kecantikan hakiki dan ideal adalah kecantikan yang bersumber pada dimensi ilahiah (hati) .Bagi muslimah dan mukminah sejati keinginan tuk menjadi cantik bak bidadari syurga merupakan dambaan dan keinginan yang terperi. Dambaan tuk menjadi wanita cantik nan anggun yang ianya menjadi incaran dan simpanan bagi hamba-hamba Allah yang shalih dan bertakwa.

Islam memandang puncak kecantikan wanita berbanding lurus dengan tingkat ketundukan dan kepasrahannya pada Allah SWT.
Adalah hari yang mana harta dan anak-anak tidak bermanfaat, kecuali ornag yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat.” (QS. Asy-Syuara: 88 – 89)

Rasulullah Shalallahu alaihi Wa Salam bersabda: “Ketahuilah, di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik maka baik pulalah seluruh tubuh. Dan apabila ia rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati. (HR Bukhari dan Muslim)
Mari kita garis bawahi Hadits Rasulullah SAW diatas
HATI

Ternyata semua sumber penampakan lahiriah itu SANGAT TERGANTUNG dari HATI
Hati memainkan peran esensial. Peran hati seumpama seorang Komando yang mengatur dan mengontrol anggota badan yang lain ,semua tunduk kepadanya.
Hati menjadi radar motivator yang menggerakkan fungsi akal, emosi dan gerak dan semua terkoordinasi dan terintegrasi dengan cantik sekali yang menghasilakn dan mencerminkan pribadi muslimah yang unggul dan menawan.

Kecantikan yang anggun dan menarik ini adalah umpama bidadari syurga yang tersebarlah kecantikan dan keanggunannya pada setiap muslimah didunia ini.
Ketika seorang muslimah yang shalihah, memahami akan hakikat kehidupan di dunia, dan ketika hatinya digenangi oleh keimanan dan makrifat tentang Allah Subhanahu wa Ta’ala, dalam memurnikan ibadah hanya untuk-Nya semata, hatinya selalu takut dan terikat dengan Rabb-Nya, mentaati-Nya dalam keadaan sendirian ataupun dihadapan banyak manusia.
Mau kan jadi bidadari bumi..yg sudah pasti akan lulus mendapatkan bidadari syurga kelak??

Sungguh betapa indah akhlaknya , jika ia seorang ibu,tangan tangannya begitu lembut dan terasa kehangatan dalam mendidik anak anaknya dalam menapaki kehidupan yang benar dan islami, kasih sayang kecintaanya juga begitu menggebu dihadapan suaminya sehinggakan ianya merupakan sosok yang selalu dirindu dan dingati, akhlak yang terpuji menjadi kebanggaan kedua orang tuanya serta semangat untuk melakukan perubahan menjadi agenda utama dirinya baik perubahan diri, social dan keluarga.

Dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan hamba-hamba-Nya.Dan sungguh jika seorang muslimah menghiasi dirinya dengan pakaian sabar, istiqamah,qana’ah, maka insya Allah tempat terpuji akan menuggu kita ,yaitu syurgaNya.
Itulah hakikat cantik dalam Islam,

Maka bila kini kita telah tersadar utuk mempercantik diri secara lahiriyah, mempercantinya dengan busana dan polesan kulit yg sesuai aturan Allah, maka mari kita sadarkan diri kita
untuk mempercantik batiniyah kita dengan sabar, tawakal, lebih dekat dg Allah SWT
maka dengan sendirinya akan lahirlah amalan yg akan menampakkan kecantikan dari dalam (inner beauty) amalan yg juga di ridhoi Allah SWT

Ada 5 Ciri bidadari bumi antara lain :

1. Pancaran ketenangan dan keceriaan

Pancaran keceriaan dan ketenangan merupakan pancaran suasana hati.. Ketenangan ,keceriaan, dapat dirasakan oleh setiap orang yang hidup hatinya. Sebab cahaya dan kegelapan, kebaikan dan kejahatan di dalam hati ini seringkali terbias pada wajah dan mata. Kedua anggota tubuh ini (wajah dan mata) banyak sekali terkait dengan aktifitas hati

Perhatikan Firman ALlah Subhanahu wa Ta’ala:
“Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda tandanya (Muhammad:30)
“Tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka.” (Al-Fath:29)

Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya amal kebaikan itu akan memancarkan cahaya di dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rizki dan menumbuhkan rasa cinta di hati manusia kepadanya. Sesungguhnya amal kejahatan itu akan menggelapkan hati, menyuramkan wajah, melemahkan badan, mengurangkan rizki dan menimbulkan rasa benci di hati manusia kepadanya.” (Tafsir Ibnu Katsir (IV/204)).

2. Hikmah dan bijaksana

Hatinya selalu menimbang dengan timbangan akhirat sehingga segala urusan dunia yang bertentangan dengan syariat Allah dan Rasul-Nya akan mudah ia singkirkan dan tinggalkan.Jiwanya dipenuhi dengan kepercayaan yang tinggi bahwa segala sesuatu yang tercipta dan tertaqdir untuk dirinya pasti mengandungi pesan pesan Allah ,yang pesan pesan tersebut merupakan kunci bagi dirinya tuk dapat membuka pitu akhirat kelak.

Banyak peristiwa yang mungkin menyedihkan,menyesakkan dan menakutkan tapi dilalui itu semua dengan ketenagan hati sebagaimana firman Allah:

3. Keyakinan

Optimis atau keyakinan seorang muslimah merupakan product unggul pribadi yang Ihsan yaitu kepribadian yang didasrkan pada keyakinan bahwa dirinya adalah wakil Allah di bumi ini sehingga selalu berusaha untuk membuat kebaikan yang optimal bagi dirinnya, keluarga dan lingkungannya atas kemampuan yang Allah anugerahkan.
Muslimah berkepribadian cantik paham betul bahwa bukan pada makhluk ia harus bertanggung jawab tapi pada Rabb semesta alam sehinggakan semua aktifitas tersentral pada kacamata Allah SWT..

4. Empati

Bersikap Empati lahir dari hati yang lembut yang memahami bahwa kehidupan dirinya di dunia ini bukan diatas keinginan dan kesenangan pribadi, tapi atas kesadaran bahwa setiap pribadi ihsan dalam pandangan Islam dituntut untuk saling tolong menolong,bersikap toleransi,pengorbanan yang semua ini merupak warna kehidupan yang sebenarnya diantara seorang muslim dengan muslim lainnya ( ukhuwah ) dan atau antara muslim dan golongan diluar muslim

5. Aktif dan produktif
Keaktifan dan produktifitas seorang muslimah terlihat pada kepekaan dan tanggung jawabnya pada diri,keluarga dan lingkungan . Hal ini teraplikasi dengan amal amal sholih yang baik dan terancang rapih.
Muslimah sejati nan menawan adalah seorang muslimah yang selalu mengagendakan semua aktifitasnya dalam mencari Ridha Allah SWT dan sehingga rutinitas kesehariannya akan membawa mamfaat bagi dirinya berupa pahala yang Allah janjikan dan juga sekitarnya .

‘ ‘Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu baik laki-laki maupun perempuan” (QS Al Imran : 195)
”Dan barangsiapa yang mengerjakan amal saleh baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik” (QS An nahl : 97)

6. Cerdas dan kreatif
Kecerdasan muslimah akan terus tumbuh dengan proses perjalanan hidup yang dilaluinya terutama ketika proses tsb diiringi dengan proses belajar yang menjadi bagian wajib bagi dirinya

…. Dengan daya kreatifitas ini maka akan lahir keterampilan keterampilan unggulan seperti:
a. Ketermpilan komunikasi ( personal komunikasi dan itra personal komunikasi)
b. Keterampilan memecahkan masalah
c. Keterampilan memanage emosi
d. Keterampilan aktualisasi diri dll.

Setetes Embun

0

Assalamu’alaykum wr wb

Walaupun sudah ada segala-galanya.
Apalagi yang tidak ada di surga,
namun Nabi Adam as tetap merindukan Siti Hawa.
Kepada wanitalah lelaki memanggil Ibu, Isteri atau Puteri.
Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki.
Tetapi kalau lelaki sendiri yang tidak lurus,
tidak mungkin mampu hendak meluruskan mereka.
Tak logis kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus.
Luruskanlah wanita dengan cara petunjuk Allah,
karena mereka diciptakan begitu rupa oleh Dia.
Didiklah mereka dengan panduan dari-Nya.
JANGAN COBA JINAKKAN MEREKA DENGAN HARTA,
NANTI MEREKA SEMAKIN LIAR
JANGAN HIBURKAN MEREKA DENGAN KECANTIKAN,
NANTI MEREKA SEMAKIN MENDERITA

Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan masalah.
Kenalkan mereka kepada Allah, Zat yang Kekal,
Disitulah kuncinya.

AKAL SETIPIS RAMBUTNYA, TEBALKAN DENGAN ILMU
HATI SERAPUH KACA, KUATKAN DENGAN IMAN
PERASAAN SELEMBUT SUTERA, HIASILAH DENGAN AKHLAK

Suburkanlah mereka
karena dari situlah nanti mereka akan nampak penilaian dan keadilan Tuhan.
Akan terhibur dan berbahagialah mereka.
Walaupun tidak jadi ratu cantik dunia, Presiden ataupun Perdana Menteri Negara
Atau Woman Gladiator.
Bisikkan ke telinga mereka bahwa Kelembutan Bukan Suatu Kelemahan.
Sebaliknya disitulah mereka kasih sayang Tuhan, karena
Rahim wanita yang lembut itulah yang mengandungkan
Lelaki-lelaki wajah : Negarawan, Karyawan, Jutawan dan wan-wan lain.
Tidak akan lahir Superman tanpa Supewoman.
Wanita yang lupa akan hakikat kejadiannya,
pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan.

Tanpa ilmu, iman dan akhlak bukan saja tidak bisa diluruskan.
Bahkan mereka pula bisa membengkokkan.
LEBIH BANYAK LELAKI YANG DIRUSAKKAN OLEH PEREMPUAN
DARIPADA PEREMPUAN YANG DIRUSAKKAN OLEH LELAKI
SEBODOH-BODOH PEREMPUAN PUN BISA MENUNDUKKAN SEPANDAI-PANDAI LELAKI

Itulah akibatnya apabila wanita tidak kenal Tuhan.
Mereka tidak akan kenal diri mereka sendiri, apalagi mengenal lelaki.
Kini, bukan saja banyak Boss telah kehilangan sekretarisnya,
Bahkan anakpun akan kehilangan Ibu,
suami kehilangan isteri,
Dan bapak akan kehilangan Puteri.
Bila wanita durhaka, dunia akan huru-hara.
Bila tulang rusuk patah, rusaklah jantung, limpa dan hati.
Para lelaki pula jangan hanya mengharap ketaatan.
Tapi binalah kepemimpinan.
Pastikan sebelum memimpin wanita menuju Allah,
Pimpinlah diri sendiri dahulu kepada-Nya.
Jinakkan diri dengan Allah,
niscaya jinaklah segala-galanya di bawah pimpinan kita.
JANGAN MENGHARAP ISTERI SEPERTI SITI FATIMAH,
KALAU PRIBADI BELUM LAGI SEPERTI SAYYIDINA ALI

Jadilah Diri Anda Sendiri,Maka Anda Akan Bahagia

0

Sahabatku…
Sesungguhnya salah satu pintu masuk menuju kebahagiaan adalah, ketika kita menjadi diri kita sendiri. Keyakinan kita dengan potensi, bakat, kekuatan dan karakteristik yang ada pada diri kita, membuat kita merasakan keistimewaan dan keunikan yang kita miliki.

Janganlah ragu wahai sahabat, bila kita sudah menemukan bakat kita, sekalipun menurut orang lain adalah sesuatu yang “remeh”. Ketika kita menjadi diri kita sendiri, maka kita akan menjadi orang yang paling bahagia di dunia.

Jika Anda berkumpul dengan orang-orang yang pintar pada satu bidang, yang mana bidang itu bukan keahlian Anda, jangan Anda katakan pada mereka bahwa keahlian yang mereka miliki juga Anda miliki. Keinginan Anda hidup dibawah bayang-bayang mereka justru akan melemahkan kedudukan Anda. Mengapa? Karena hal itu jelas akan menghilangkan kelebihan yang ada dalam diri Anda. Anda hanya berkutat pada kekurangan yang ada pada diri Anda. Dan jelas pada akhirnya akan melemahkan Anda, membuat Anda tidak bisa melangkah lebih jauh, dunia ini terasa sangat sempit. Jack Trout dalam bukunya yang cukup mencerahkan, Differentiatie or Die, berkata tentang hal ini: “Jika Anda mengabaikan keunikan Anda dan mencoba untuk memenuhi kebutuhan semua orang, Anda langsung melemahkan apa yang membuat Anda ‘berbeda’.”

Jujurlah dan katakan pada mereka, “Maaf, ini bukan bidang saya. Saya bodoh pada masalah yang kini sedang kalian bicarakan. Saya tidak tahu, apakah keahlian saya dapat digunakan untuk membantu kalian atau tidak.” Ketika Anda memberitahukan kepada mereka bahwa keahlian Anda di bidang B bukan A, mereka akan lebih antusias kepada Anda. Mereka akan lebih percaya, salut dan bangga berteman dengan Anda. Percayalah kepadaku tentang hal ini. “Anda adalah sesuatu yang berbeda dengan lainnya. Tidak pernah ada sejarah yang mencatat orang seperti Anda sebelumnya dan tidak akan ada orang seperti Anda di dunia ini pada masa yang akan datang.” (Dr. Aidh Abdullah Al Qarni dalam bukunya, La Tahzan)

Wahai sahabatku…
Tidak ingin menjadi diri kita sendiri disebabkan oleh keinginan kita untuk mendapatkan pujian manusia. Kita ingin menjadi populer di mata masyarakat. Sebuah hasil penelitian psikologi menyebutkan: orang-orang yang ingin menjadi populer seringkali tidak jujur. “Dan mereka sendiri senang dipuji dengan amal yang mereka sendiri tidak mengerjakannya.” (QS. 3: 188).

Membuat diri terkenal, itu bukan tujuan hidup kita. Kita hanya disuruh berbuat sebaik mungkin. Jika niat kita sudah salah, maka hasilnya pun akan tidak maksimal. Jika niat kita ingin terkenal tidak segera terwujud, kita hanya bisa larut dalam kesedihan karena tujuan hidup kita sudah terkandaskan. Sedangkan tujuan itu sendiri adalah final kehidupan. Tidak ada lagi kehidupan sesudah gagal mencapai titik final.

Berbeda dengan orang yang menyesuaikan tujuan hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah; kegagalan dalam menghadapi sebuah episode kehidupan dunia ini bukan berarti kegagalan segala-galanya. “Jangan berambisi mencari popularitas, karena tabiat tersebut adalah indikasi dari kekeruhan jiwa, kegelisahan, dan keresahan.” (Dr. Aidh Al Qarni).

Seburuk apapun karya kita dan sekecil apa pun prestasi kita, hargailah itu! Semua itu kita peroleh dari hasil kerja keras kita, hasil kejeniusan otak kita, dan hasil kreativitas kita.

Sungguh, alangkah berbahagianya orang yang mencari ridha hanya kepada Allah semata. Dia tidak ingin menjadi populer di mata masyarakat. Jika masyarakat tidak menghargai karyanya, itu hal biasa baginya. Karena Allah sendiri telah berfirman: “Kebanyakan manusia tiada mengetahui.” Artinya hanya sedikit saja manusia yang dapat memahami kebenaran. Namun, bukan berarti bahwa dirinya lebih hebat dan lebih suci dari orang lain. Dia telah mendengar firman Allah yang berbunyi: “Janganlah kalian mengklaim diri kalian suci. Dialah yang paling mengetahui siapa yang bertakwa.” (QS. 53: 32).

Jika masyarakat menghargai karyanya, sekali-kali tidaklah ia menyombongkan diri. “Dan janganlah kalian (orang-orang beriman) berperilaku seperti orang-orang (kafir) yang keluar dari kampung halaman mereka dengan rasa angkuh dan bersikap riya kepada manusia.” (QS. 8: 47).

Sebuah kisah menyebutkan, seorang muslim yang fakir bernama Julaibib gugur dalam sebuah pertempuran melawan pasukan kafirin. Lantas Rasulullah SAW pun memeriksa orang-orang yang gugur dan para sahabat memberitahukan kepada beliau nama-nama mereka. Akan tetapi, mereka lupa kepada Julaibib hingga namanya tidak disebutkan, karena Julaibib bukan seorang yang terpandang dan bukan pula orang yang terkenal. Sebaliknya, Rasulullah ingat Julaibib dan tidak melupakannya; namanya masih tetap diingat oleh beliau di antara nama-nama lainnya yang disebut-sebut. Beliau sama sekali tidak lupa kepadanya, lalu beliau bersabda: “tetapi aku merasa kehilangan Julaibib!” Akhirnya, beliau menemukan jenazahnya dalam keadaan tertutup pasir, lalu beliau membersihkan pasir dari wajahnya seraya bersabda sambil meneteskan airmata: “Ternyata engkau telah membunuh tujuh orang musuh, kemudian engkau sendiri terbunuh. Engkau termasuk golonganku dan aku termasuk golonganmu; Engkau termasuk golonganku dan aku termasuk golonganmu; Engkau termasuk golonganku dan aku termasuk golonganmu.” Cukuplah bagi Julaibib dengan medali nabawi ini sebagai hadiah, kehormatan, dan anugerah.

Wahai sahabat…
Seperti Julaibib, tidak ingin menjadi orang terkenal dan terpandang. Seperti Julaibib, hidup menjadi dirinya sendiri. Seperti Julaibib, mengakhiri hidupnya dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan. Tidakkah kita ingin mendapatkan apa yang telah didapatkan Julaibib?

pustaka islam

Jika Hari Ini Saya Mati

0

“Kalau bukan hari ini, mungkin besok. Tapi datangnya sudah pasti… benarkah hari ini?” saya terus bertanya-tanya selepas subuh tadi, dan terus bertanya ketika di perjalanan hingga tiba di kantor. Tapi jika memang betul waktunya tiba hari ini, jika saat yang tak pernah benar-benar dinanti oleh siapa pun itu menjumpai saya hari ini, sungguh celakalah saya.

Semalam saya tak terjaga untuk menangis sejadinya atas semua kekhilafan dan memohonkan ampun kepada-Nya. Padahal saya sungguh sadar Dia selalu menunggu kapan pun saya mau menganaksembahkan semua sesal sepanjang hidup. Saya terlalu sering lupa berlutut serendah-rendahnya di hadapan-Nya, padahal saya sadar Dia senantiasa menghulurkan tangan-Nya untuk hamba yang nista ini.

Kemarin saya masih berselisih lidah dengan teman sekantor dan belum sempat meminta maaf, sebelumnya saya sempat berpandangan tak ramah dengan tetangga, juga belum sempat memperbaikinya. Saya juga belum sempat menelepon seorang kerabat yang kemarin seharian menunggu kehadiran keluarga saya. Mungkin ia telah menyiapkan penganan kecil yang tak boleh disentuh anak-anaknya sebelum kami datang. Saya dan keluarga tak datang tanpa kabar, sementara kering sudah air mata anak-anak kerabat saya berharap kue yang tak tersentuh hingga pagi.

Semalam saya terlalu ego dengan rasa lelah saya, bekerja keras seharian di kantor membuat badan terasa berat hingga tiba di rumah langsung merebahkan diri. Tak lagi saya pedulikan wajah-wajah kecil yang sejak sore menunggu kepulangan saya berharap laki-laki besar ini menemani mereka bermain atau melihat bintang. Saya tetap terlelap lelah meski tangan-tangan kecil mereka menarik-narik lengan saya agar bangun. Padahal pinta mereka cuma satu; dongeng pengantar tidur seperti malam-malam sebelumnya.

Saya juga masih merasa bersalah semalam melewatkan komunikasi dengan isteri. Bisa jadi sejak siang ia menunggu saat malam untuk bisa mencurahkan semua beban dan membaginya kepada saya. Tapi saat yang dinanti tiba, saya justru terlelap dan sudah pasti ia tak ingin mengganggu saya. Pagi harinya, hanya kata maaf untuk semalam. Namun saya belum memastikan keikhlasannya.

Duhai Allah, saya tak ingin meninggalkan beban untuk isteri dan anak-anak berupa dering telepon dari orang-orang yang menagih pinjaman sepeninggal saya. Sungguh, malam ini saya masih ingin melihat senyum-senyum kecil bidadari di rumah saat saya berdongeng putri bergaun merah muda dengan kereta kencana. Terlihat bening matanya menerawang seolah merekalah sang puteri nan cantik itu. Setidaknya, saya tak ingin meninggalkan isteri saya dengan segunung gundah yang belum tertumpahkan sejak kemarin malam, mungkinkah bisa saya tuntaskan malam ini?

Duhai Sesembahanku, tak perlu saya ragukan bahwa Engkau teramat tahu begitu banyak hal dan persoalan yang kan kuadukan malam ini. Engkau pun pasti bisa melihat seberapa banyak air mata yang siap tumpah di penghujung malam di atas hamparan sajadah. Dapat juga Kau duga betapa ingin saya curahkan selangit syukur atas semua nikmat-Mu, atas semua kedip mata yang tak sanggup terhitung, atas setiap tarikan dan hembusan nafas yang tak mungkin terbilang.

Jika hari ini saya mati, setidaknya Engkau tahu betapa ingin saya melakukan itu semua. Semoga belum terlambat.
sumber: pustaka islam